Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Mahasiswa KKN Abiantuwung Laksanakan Seminar Pencegahan Pernikahan Dini dan Seks Bebas di SMPN 5 Kediri

Operator Desa 20 Agustus 2025 Dibaca 628 Kali
Mahasiswa KKN Abiantuwung Laksanakan Seminar Pencegahan Pernikahan Dini dan Seks Bebas di SMPN 5 Kediri

Edukasi Sejak Dini untuk Meningkatkan Kesadaran Remaja terhadap Kesehatan Reproduksi dan Masa Depan

Tabanan, 26 Juli 2025 — Sebagai bentuk kepedulian terhadap isu sosial dan kesehatan remaja, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Hindu Negri I Gusti Bagus Sugriwa di Desa Abiantuwung melaksanakan kegiatan seminar edukatif mengenai pernikahan dini dan seks bebas di SMP Negeri 5 Kediri, Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (25/7) dan diikuti oleh siswa-siswi dari kelas VII hingga IX.

Kegiatan seminar bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada remaja mengenai bahaya pernikahan di usia dini serta risiko seks bebas, baik dari sisi kesehatan, psikologis, hukum, hingga dampaknya terhadap masa depan pendidikan dan kehidupan sosial mereka.

Seminar ini dibuka oleh kepala sekolah SMPN 5 Kediri dan diisi oleh pemateri Putu Ayu Sari Khapti Artining dan Ni Made Mery Setianingsih,S.KM. Mereka membawakan materi dengan pendekatan interaktif dan komunikatif agar lebih mudah dipahami oleh para siswa. Sesi tanya jawab juga diadakan sebagai ruang diskusi terbuka.

Salah satu pemateri,Putu Ayu Sari Khapti Artining, menyampaikan bahwa penting bagi remaja untuk memahami batasan dan menjaga diri sejak dini. “Remaja harus dibekali dengan informasi yang tepat agar mampu mengambil keputusan yang bijak, terutama yang berkaitan dengan masa depan mereka,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan harapannya agar edukasi semacam ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan pendidikan kesehatan remaja.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap dapat menumbuhkan kesadaran di kalangan pelajar tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, menunda pernikahan hingga usia yang matang, serta menghindari pergaulan bebas yang berisiko. Seminar ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam membangun generasi muda yang sehat, sadar, dan bertanggung jawab.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

48% Realisasi

APBD 2026 Pelaksanaan

Rp 4.833.157.296,84 Rp 2.317.733.659,02
Pendapatan 49.55%
Realisasi: Rp 972.167.884,42 Anggaran: Rp 1.962.047.000,00
Belanja 36.87%
Realisasi: Rp 891.034.126,18 Anggaran: Rp 2.416.578.648,42
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp 454.531.648,42 Anggaran: Rp 454.531.648,42
49.5% Realisasi

APBD 2026 Pendapatan

Rp 1.962.047.000,00 Rp 972.167.884,42
Hasil Usaha Desa 109.78%
Realisasi: Rp 10.429.566,00 Anggaran: Rp 9.500.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 19.04%
Realisasi: Rp 90.426.000,00 Anggaran: Rp 474.960.000,00
Alokasi Dana Desa 49.96%
Realisasi: Rp 402.600.000,00 Anggaran: Rp 805.831.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 18.87%
Realisasi: Rp 23.100.000,00 Anggaran: Rp 122.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 39.27%
Realisasi: Rp 68.100.000,00 Anggaran: Rp 173.400.000,00
Bunga Bank 162.25%
Realisasi: Rp 4.056.318,42 Anggaran: Rp 2.500.000,00
36.9% Realisasi

APBD 2026 Pembelanjaan

Rp 2.416.578.648,42 Rp 891.034.126,18
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 43.44%
Realisasi: Rp 591.606.326,18 Anggaran: Rp 1.361.752.427,68
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 41.26%
Realisasi: Rp 268.197.800,00 Anggaran: Rp 650.043.220,74
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 3.23%
Realisasi: Rp 9.630.000,00 Anggaran: Rp 298.083.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 63.500.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 50%
Realisasi: Rp 21.600.000,00 Anggaran: Rp 43.200.000,00